Skip to main content

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri Di Lombok Utara Desain Rumah Rustic

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara

Hi, selamat pagi, sesi kali ini akan membawakan mengenai desain rumah rustic Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara simak selengkapnya 

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara

TEMPO.CO, Lombok Utara - Hujan mulai turun di beberapa lokasi bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Meski belum lebat, hujan bakal menimbulkan masalah baru bagi pengungsi, terutama anak-anak yang tinggal di tenda-tenda. Mereka mudah terserang penyakit. Solusi tempat tinggal permanen buat mereka sangat dibutuhkan.

Baca: Pengungsi Gempa Lombok Keluhkan Minimnya Air Bersih

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara

Di Kabupaten Lombok Utara, ratusan rumah rusak akibat gempa pada Juli 2018. Bagi pemilik rumah, kondisi rusak sedang maupun berat tidak ada bedanya. Sama-sama tidak bisa ditempati dan menimbulkan trauma. Penduduk masih khawatir gempa yang bertubi-tubi dalam sebulan tiba-tiba kembali mengguncang. Karena itu mereka memilih tinggal di tenda pengungsian.

Saat ini sudah berdiri rumah sebanyak 80 unit di Desa Obel-Obel, yang dibangun secara gotong-royong. Adapun di Dusun Orong Rumput, Desa Wedana pembangunannya baru memasuki persiapan untuk 230 unit rumah. Rumah tahan gempa tersebut berbahan kayu untuk rangka dan dinding dasar batu bata setinggi 60 sentimeter.  Selebihnya, dinding rumah terbuat dari bambu yang dianyam atau gedek.

Model rumah tahan gempa di Merapi. Foto: Sunaryo

Ukuran rumah sederhana permanen tersebut 6 x 6 meter. Beratap seng dan berlantai semen. Cukup untuk satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan dua anak. Proses pembuatannya dilakukan secara gotong-royong. Bahan bangunan sebagian mendaur ulang rumah lama. Waktu pengerjaan tergolong cepat, hanya tiga hari.

Biaya cukup murah, yaitu Rp 15 juta per unit. Proses pembuatannya cepat. Setiap rumah yang bisa diselesaikan tiga hari, jumlah pekerjanya pun hanya 4 orang untuk satu unit.

Selain tempat tinggal, pengungsi juga menghadapi persoalan air bersih. Sumur mendadak mengering setelah lindu. Warga mengandalkan kiriman dengan truk tangki dua hari sekali. Karena pasokan air setiap desa terbatas, penduduk harus berhemat. Mandi cukup sekali dalam sehari, selebihnya air diutamakan untuk dikonsumsi.

Baca: Korban Gempa Lombok, Bangkit dengan Keripik Pisang dan Rengginang

Kegiatan pendidikan belum pulih. Murid sekolah dan santri pondok pesantren tidak bisa belajar karena gedung tempat belajarnya roboh. Kesulitan sudah sedikit tertangani. Bantuan dari berbagai kalangan telah berdatangan. Sejumlah lembaga mengambil bagian memulihkan keadaan. Salah satunya Johari Zein Foundation bersama Baitul Maal Muamalat, yang konsentrasi membantu memulihkan kondisi bencana di Lombok Utara.

Lembaga tersebut memprioritaskan kebutuhan penduduk yang paling mendesak. "Ada lima program yang dijalankan, membangun tempat tinggal, pengadaan air bersih dan sanitasi, mengatasi sampah, menghidupkan roda ekonomi dan membangun tempat ibadah serta sekolah,” kata Andrianto, Direktur Johari Zein Foundation dalam rilisnya yang diterima Tempo, Kamis, 6 September 2018.

Menurut Andrianto, pembangunan masjid dengan rangka baja kelar dalam waktu 5 hari. Di dekat masjid juga dibangun 2 ruang kelas untuk belajar anak-anak usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar. “Kami bekerja cepat membangun rumah warga di kawasan gempa. Model rehabilitasi ini sudah kami terapkan di tempat lain, seperti di Yogyakarta dan Mentawai”. Di seluruh Lombok, kata Andrianto, sudah berdiri sekitar 1.900 unit rumah permanen bantuan donatur.

Catatan:

Keterangan foto dalam artikel ini sudah diperbaiki pada Kamis, 13 September 2018, sehubungan dengan adanya kekeliruan penulisan. Semula caption foto tertulis rumah tahan gempa di Lombok Utara foto: Dok.Joko Intarto. Seharusnya model rumah tahan gempa di Merapi foto: Sunaryo. Kami mohon maaf atas kesalahan ini.

oke penjelasan mengenai Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara semoga tulisan ini berfaedah salam

Artikel ini diposting pada kategori , tanggal 24-08-2019, di kutip dari https://nasional.tempo.co/read/1124315/rumah-tahan-gempa-rp-15-juta-mulai-berdiri-di-lombok-utara

Comments

Popular posts from this blog

Rumah Desa, Marga, Tabanan - Harga Terbaru 2019 Rumah Desa

Hi, selamat siang, pada kali ini akan membahas tentang rumah desa Rumah Desa, Marga, Tabanan - Harga Terbaru 2019 simak selengkapnya  Check-in and Check-out Time Check-in: 14.00 Check-out: 12.00 Lokasi Rumah Desa merupakan hotel di tempat yang baik, tepatnya berada di Marga. Selain letaknya yang strategis, Rumah Desa lagi melambangkan hotel dekat Persawahan Jatiluwih berjauh sekitar 6,71 km dengan Galeri Seni Alila Ubud berjauh sekitar 8,79 km.. Tentang Rumah Desa Pelayanan memuaskan serta alat hotel yang akseptabel akan membuat Anda nyaman berada di Rumah Desa. Manjakan diri Anda dengan alam alat spa yang memberikan kadar dengan bobot jasa terbaik. Dengan alat yang memadai, Rumah Desa jadi pilihan yang tepat untuk menginap. begitulah penjelasan perihal Rumah Desa, Marga, Tabanan - Harga Terbaru 2019 semoga artikel ini menambah wawasan salam tulisan ini diposting pada label rumah desa , rumah desa moder...

Denah Rumah Minimalis Ukuran 8x15 Meter 3 Kamar Tidur 2 Lantai + Tampak Depan Desain Rumah 8 X 15

Hallo, selamat sore, artikel ini akan menjelaskan tentang desain rumah 8 x 15 Denah rumah minimalis ukuran 8x15 meter 3 kamar tidur 2 lantai + tampak depan simak selengkapnya  12 juli 2019 Bismillahirrahmanirrahim  - بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم Denah rumah ukuran 8x15 meter 3 kamar tidur 2 lantai + tampak depan Referensi denah rumah minimalis  kita berikutnya adalah denah dengan ukuran lahan lebar 8 meter dengan panjang 15 meter  dengan 3 buah kamar tidur dan pada 2 lantai bangunan. 1. Denah kita yang pertama memiliki luas total bangunan  69 m2 dengan pembagian komposisi luasan akses terus ribuan informasi arsitektur terupdate! GABUNG  KOMUNITAS BERBAGI  MODEL RUMAH MINIMALIS 2019   KLIK DI SINI  UNTUK BERGABUNG !!!! DENAH RUMAH MINIMALIS TYPE 69 M2, 2 LANTAI Mencari informasi arsitektur, di sini saja!!! Gunakan kolom search di kanan atas untuk menemukan informasi yang anda...

Marga T - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas Rumahku Istanaku Artinya

Hallo, selamat siang, artikel ini akan membawa pembahasan mengenai rumahku istanaku artinya Marga T - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas simak selengkapnya  Marga Tjoa (lahir di Jakarta , 27 Januari 1943 ; umur 76 tahun), yang lebih dikenal dengan nama Marga T. , ialah salah seorang pengarang Indonesia yang paling produktif. Namanya dari dikenal ala tahun 1971 berselang sejarah bersambungnya, Karmila yang kemudian dibukukan dan difilmkan. Sejak halus Marga telah berlimpah menulis. Karangan-karangannya mula-mula dimuat di akbar sekolahnya. Pada baya 21 tahun, beliau menciptakan sejarah pendeknya yang pertama, Kamar 27 , yang kemudian disusul oleh bukunya yang pertama, Rumahku ialah Istanaku , sebuah sejarah anak-anak, yang diterbitkan ala 1969 . Sebagai penulis, Marga ialah seorang pekerja keras. Ia dapat memakan waktu empat batas panca jam sehari pada mengarang. Kedisiplinannya juga tampak dari kegiatannya mengartikan barang apa saja. ...