Skip to main content

Ini Yang Harus Anda Lakukan Setelah Beli Rumah Subsidi Desain Rumah Simple

Ini yang Harus Anda Lakukan Setelah Beli Rumah Subsidi

Hi, bertemu kembali, pada kali ini akan membawa pembahasan tentang desain rumah simple Ini yang Harus Anda Lakukan Setelah Beli Rumah Subsidi simak selengkapnya 

yang harus dilakukan setelah beli rumah subsidi

RumahCom – Beruntunglah Anda yang bisa memiliki rumah subsidi karena tidak semua orang berkesempatan untuk mendapatkannya. Masalahnya, tahukah Anda: Apa yang harus Anda lakukan setelah beli rumah subsidi?

Ya, bisa memiliki rumah subsidi bisa dibilang sebagai anugerah. Selain bandrol harga yang miring, promosi yang ditawarkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi ini juga begitu menggiurkan. Berbeda dengan membeli rumah dengan fasilitas KPR normal, bunga yang dibayarkan sampai lunas untuk KPR bersubsidi bisa hanya 0 persen.

Ingin punya rumah tapi tak punya dananya karena terbelit utang? Simak Tips Mengatur Keuangan Bagi Orang yang Banyak Utang

Jenis KPR rumah bersubsidi merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). KPR rumah ini juga disebut KPR sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Program ini diberikan untuk masyarakat yang benar-benar berasal dari kalangan menengah ke bawah dan memang belum memiliki rumah.

Beli rumah jangan hanya menyiapkan dana untuk harga rumahnya saja, tapi juga pajaknya. Simak video panduan untuk tarif BPHTB terbaru berikut:

Sebagai informasi, di tahun 2016, bandrol harga rumah subsidi maksimal Rp133.500.000 (Untuk kawasan Jabodetabek). Dengan harga yang murah tersebut, maka tak heran jika kualitas bangunannya amat terbatas. Oleh karena itu, inilah beberapa hal penting yang harus Anda lakukan setelah beli rumah subsidi:

  1. Rumah subsidi rata-rata hanya menawarkan tipe rumah yang mungil. Untuk luas bangunan, mulai dari 21 sampai 36 meter persegi. Sementara luas tanahnya sekitar 60 sampai 72 meter persegi. Rata-rata rumah subsidi hanya memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Dengan kapasitas ini, rumah subsidi hanya cukup untuk keluarga kecil dengan satu anak.
  2. Usahakan membeli rumah subsidi yang masih dalam tahap pembangunan. Dengan begitu Anda bisa melakukan kustomisasi sesuai dengan selera. Mulai dari tata ruang, sampai dengan material pilihan. Soal waktu pembuatan, Anda tak perlu khawatir karena pembangunan rumah subsidi relatif cepat, rata-rata selesai dalam jangka waktu setahun.
  3. Umumnya rumah subsidi memang dirancang sedemikian rupa agar mudah direnovasi, maka dari itu jangan heran kalau bangunannya terkesan ringkih. Persiapkan biaya ekstra untuk renovasi, mulai dari membangun dapur, menambah luas bangunan, sampai dengan membayar tukang. Kustomisasi lebih baik dilakukan saat proses pembangunan masih berlangsung.
  4. Ketika membeli rumah subsidi, jangan ragu menanyakan kepada pengembang mengenai fasilitas pendukung seperti air dan listrik. Pada umumnya klaster rumah subsidi sengaja dibuat berdiri dahulu sebelum dilengkapi oleh fasilitas pendukung. Pastikan pengembang sudah menyiapkan jaringan listrik dan air.
  5. Perhatikan kualitas bahan pendukung seperti pipa dan septic tank. Pada umumnya rumah subsidi akan memakai bahan borongan dengan kualitas standar untuk material pendukung. Berbeda halnya dengan rumah non-subsidi.
  6. Anda memiliki garansi dari pengembang yang berlaku selama 100 hari semenjak Anda resmi akad kredit. Manfaatkan rentang waktu tersebut untuk mengecek secara seksama kondisi rumah subsidi. Misalnya ada genting yang pecah, keramik yang retak, atau saluran air mampet, Anda bisa mengisi formulir dan akan diperbaiki langsung oleh pengembang.
  7. Biaya total yang Anda bayar ketika selesai akad kredit sudah termasuk dengan biaya asuransi. Jadi, jika di tengah jalan menyicil Anda meninggal dunia, maka rumah tersebut langsung lunas dan menjadi kepemilikan ahli waris.

Itulah beberapa hal penting yang harus Anda lakukan setelah beli rumah subsidi. Dan jika Anda penasaran biaya cicilan KPR rumah incaran Anda per bulannya, cek saja hitung-hitungannya lewat kalkulator KPR persembahan Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Isnaini Khoirunisa

Penulis adalah content writer Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: [email protected] atau melalui Twitter: @isnaainaa

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mau Punya Rusun di Dekat Stasiun Pondok Cina? Ini Harganya!

RumahCom - Pemerintah terus berusaha menyediakan hunian yang terjangkau untuk masyarakatnya. Yang terbaru adalah proyek Rumah Susun Hak Milik (Rusunami) di dekat stasiun commuter line area Jakarta, Bo

Lanjutkan membaca • Oktober 8, 2017

Jangan Gengsi Beli Rumah Subsidi. Ini 5 Kelebihannya!

RumahCom – Tentu Anda pernah mendengar program rumah bersubsidi yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini memberikan kesempatan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memperoleh kre

Lanjutkan membaca • Oktober 10, 2017

Siapa Bilang #KidsJamanNow Sulit Punya Rumah?

RumahCom - Anda mungkin tak asing lagi dengan tagar #KidsJamanNow. Ini adalah tagar yang dipopulerkan generasi milenial untuk menandai tingkah-tingkah mereka yang kadang mengundang gelak tawa, tetapi

Lanjutkan membaca • Oktober 10, 2017

Mau Cicil Apartemen DP 1%? Ini Caranya!

RumahCom - Pemerintah terus berusaha menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau untuk masyarakatnya. Salah satunya adalah membangun hunian di dekat stasiun di wilayah Jabodetabek.Hunian berupa r

Lanjutkan membaca • Oktober 12, 2017

begitulah detil mengenai Ini yang Harus Anda Lakukan Setelah Beli Rumah Subsidi semoga artikel ini menambah wawasan salam

Artikel ini diposting pada label desain rumah simple, desain rumah simple modern, desain rumah simple minimalis, , tanggal 24-08-2019, di kutip dari https://www.rumah.com/berita-properti/2016/2/117703/setelah-membeli-rumah-subsidi-apa-yang-harus-dipersiapkan

Comments

Popular posts from this blog

Rumah Adat Jawa - Beserta Gambar Dan Penjelasan | RomaDecade Desain Rumahkampung

Hohoho, selamat pagi, artikel ini akan membawakan tentang desain rumahkampung Rumah Adat Jawa - Beserta Gambar dan Penjelasan | RomaDecade simak selengkapnya  Rumah Adat Jawa  – Sebagai penduduk benua Indonesia saya tentu telah sepatutnya bersyukur akan benda yang saya miliki. Tidak cuma bakir akan sumber daya alamnya, benda budaya Indonesia tentu telah tidak diragukan lagi dengan telah di akui dunia.Salah satu bentuk benda Budaya  Indonesia adalah rumah adat. Setiap daerah ada rumah adatnya masing-masing. Rumah adat jawa dengan bukti khasnya sangat menarik buat dipelajari. Rumah adat jawa ala umumnya melahirkan rumah yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di daerah jawa tengah dengan jawa timur. Arsitektur rumah adat jawa ada aturan kedudukan yang berkuasa seperti yang membayang ala bentuk atap rumah. Masing-masing rumah adat jawa ada tata posisi yang sama, melainkan bentuk atap ditentukan oleh status baik dengan ekonomi dari pemilik rumah...

Rumah Dijual Di Indonesia | Rumah Rumah Cantik Indonesia

Hohoho, selamat siang, artikel ini akan membawakan mengenai rumah cantik indonesia Rumah Dijual di Indonesia | Rumah simak selengkapnya  Cari berdasarkan Pilih Filter ...

Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri Di Lombok Utara Desain Rumah Rustic

Hi, selamat pagi, sesi kali ini akan membawakan mengenai desain rumah rustic Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara simak selengkapnya  TEMPO.CO , Lombok Utara - Hujan mulai turun di beberapa lokasi bencana gempa Lombok , Nusa Tenggara Barat. Meski belum lebat, hujan bakal menimbulkan masalah baru bagi pengungsi, terutama anak-anak yang tinggal di tenda-tenda. Mereka mudah terserang penyakit. Solusi tempat tinggal permanen buat mereka sangat dibutuhkan. Baca: Pengungsi Gempa Lombok Keluhkan Minimnya Air Bersih Di Kabupaten Lombok Utara, ratusan rumah rusak akibat gempa pada Juli 2018. Bagi pemilik rumah, kondisi rusak sedang maupun berat tidak ada bedanya. Sama-sama tidak bisa ditempati dan menimbulkan trauma. Penduduk masih khawatir gempa yang bertubi-tubi dalam sebulan tiba-tiba kembali mengguncang. Karena itu mereka memilih tinggal di tenda pengungsian. Saat ini sudah berdiri rumah sebanyak 80 unit di Desa Obel-Obel...